Malam terlampau keterlaluan membawaku jalan-jalan dengan ingatan tentang tadi, padahal kantuk telah menunggu di bawah kelopak mata yang sebentar-sebentar mengatup. Sebetulnya ingin kupakai mata ini melalalap kata demi kata bab tentang socrates-nya dunia sophie namun ingatan tadi terlalu sibuk menggerayangi pikiran ini.
Tadi, tentang tadi, di sudut kota di depan toko bertuliskan cat warna-warni "DAISO" disitu aku sebenarnya sedang tertidur di dalam mobil sebelum dibangunkan windy. Terbangun dengan perasaan kaget membuatku langsung beranjak bangun, membuka pintu mobil menggesernya kembali dan segera berlari kecil menuju ke dalam toko.
aku melewati pintu masuk dengan langkah sedikit tertahan karena menyaksikan ada nenek tua mungkin sekitar delapan puluh lima tahun (mungkin) sedang berteduh memegang gagang sepeda yang bermuatan banyak sekali barang. entahlah aku tidak tahu isinya apa semua. Pakaiannya lusuh tapi dia senyum manis waktu kami bertatapan. Ah dunia ini begitu menyedihkan mengapa nenek itu sendirian? Mungkinkah dia hidup sebatang kara? Tak tahulah aku! Yang tersisa dari cerita sore tadi hanyalah senyumnya yang masih membekas dalam ingatan.












