Minggu, 01 Oktober 2017

14

20 juli sudah lalu. Kamu juga masih yang lalu yang hidup di masa kini-ku. Mengingat kecilmu itu membuatku merasa tua hari ini. Kecilmu itu kadang-kadang bertengger lama dalam ingatan, dan walaupun kecilmu yang manis tidak semanis coklat panas di Gusto Nakaminato namun cukup untuk membuatku duduk terlalu lama dan menerawang jauh ke masa lalu. Kisah kecilmu itu lalu secara nyata menjadi sepotong serpihan masa belasan tahun-ku. Dimana ada serpihan disitu juga ada keretakan. Tak begitu mengerti apa yang kemudian retak tapi sampai kini kadang-kadang sedih juga kalau mengingat. Pura-pura lupa namun yang lebih tragis dari semuanya adalah hidup ini tidak pura-pura. Omong-omong selamat ulang tahun. (meski terlambat delapan puluh dua hari)

*photo by: Franicko Ryan Pongoh

Minggu, 10 September 2017

11/9/1960

September lagi dan lagi, hingga hari ini sudah dua puluh sembilan kali september  namun yg benar2 teringat tentang september belakangan ini adalah tentang ulang tahunmu yang tak pernah lagi dirayakan.
Hari rabu minggu yang lalu aku pergi ke "lepo" kebun padi kita yang tidak lagi ditanami padi. Sejenak berdiri di tempat dimana "sabuah" kecil kita dulu dan melihat  keluarga kita dalam ingatan. Aku dua puluh empat tahun lalu yang berambut pendek berjalan di "litir", mama yang sedang memanggil angin sambil "mah-aya" padi, dan papa yang "mah-wangkal" ketimun di kebun sebelah bawah. Sayang tidak ada kakak (dia masih di sekolah). Penglihatan dalam ingatan itu merupakan beberapa penggalan kenangan yang terlupa dalam bertahun-tahun namun mengharu-biru dalam lima belas menit di hari rabu pagi itu. Hari ini ada ibadah ulang tahun di rumah kita,  ada  makan-makan kecil, namun yang dirayakan bukan ulang tahun-mu lagi. Padahal aku rindu perayaan ulang tahunmu yang sederhana. Ulang tahunmu tak pernah benar-benar dirayakan namun kesederhanaan ulang tahunmu yang lalu-lalu itu membuatku kangen.

* Entah akan ada berapa september lagi untukku.. Kehilangan memang selalu tragis!!

Selasa, 29 Agustus 2017

"Bonny"

Met little buddy when i went to wawo hill for prewedding photoshoot.  I called him bonny. 😁😀

Minggu, 20 Agustus 2017

Oktober rasa Agustus

Lama nda taru ni foto sebenarnya mo taru dari agustus mar skarang kita taru, co lia akang, sama kita deng dia pe muka?
Ni kalender so lapan taong taganti, mar ni hati masi ja somu-somu kalu so agustus. Skarang oktober? Kyapa dapa rasa agustus?

2/8/2017

Sabtu, 12 Agustus 2017

10 agustus 2017

Kemarin aku lupa kalau ternyata melihatmu berhenti bernapas sudah berlalu delapan tahun. Tetangga sebelah rumah kita, teman curhatmu dulu, sudah pergi untuk selama-lamanya, dan takkan kembali lagi, sama sepertimu yang takkan kembali lagi. suasana yang mendung berkabut delapan tahun lalu itu seolah kembali menyambangi rumah ini. Ada "sabuah" di hari itu, ada banyak dada yang sesak hari itu, ada banyak mata yang bengkak hari itu, dan yang teringat jelas tentang hari itu hanyalah tentang sedu-sedan isak tangis dimana-mana. Semuanya sama seperti hari ini. Delapan tahun akhirnya menjadi seperti sedetik yang baru saja lewat. Aku pergi ke rumah tetangga kita itu dan melihatnya hanya seperti sedang tidur saja. Ada secercah senyum dibalik wajah kakunya, Tak pernah menyangka bahwa dia juga akan menikmati tidur panjangnya diusia yang muda persis sepertimu dirimu. Kepergian seseorang memang tak bisa terelakkan, semuanya akan pergi pada akhirnya, hanya saja terlalu pedih ketika merasa kehilangan. Menyadari hidup tak kan pernah sama lagi serasa seperti  sendirian ditengah badai. Sunyi, sepi, dan mencekam 😔😢. Waktu terus berjalan namun ingatan tentangmu masih berlalulalang. Kadang aku lupa mengingat namun ketika permenungan singgah selalu saja kisahmu menjadi yang pertama terbesit dan lalu lamunan akan mengantarku memikirkan seandainya...  seandainya... dan seandainyaaaaa..... 😔😢

Selasa, 11 Juli 2017

tentang sore 11 juni dan senja di Amurang

Sore cepat menyambangi padahal rasanya pagi baru sejam berlalu. Hujan yang lumayan deras sejak jam dua tadi masih turun tanpa ada tanda-tanda hendak berhenti. Langit masih mendung tak menunjukkan kalau-kalau ada sunset hari ini. Kemarin tak ada mungkin pula hari ini. Kemarin dulu ada tapi tak sempat ku lihat, yang sempat terlihat hanya senja setelah sunset ketika lewat di Amurang. Senja di amurang berhasil membuatku ingin kembali kesana beberapa hari kedepan. Kapal besar yang tengah sandar di pelabuhan Amurang yang berlatar gradasi warna langit senja yang cantik dan hujan yang rajin berkunjung membuatku galau. Menyesal-lah aku tentang senja itu karena tak membawa kamera. Semoga beberapa hari kedepan cerah!

Paal 4 , 12/7/2017 12:27pm

Rabu, 05 Juli 2017

"WAITING"

Hey July

July 2017 baru saja menginjak hari ke 5, dan hujan masih saja rajin menyapa, membuat sore ini jadi abu-abu. Aku harus puas hanya dengan menatap laptop padahal baru saja mendapatkan kembali semangat untuk menjemput sunset dibalik lensa. Tak ditemani sunset aroma bakso punya mas sebelah rumah-pun jadi pengganti, bikin lidah ini banyak memproduksi air liur. Hasrat untuk mencicipi segera saja menjadi-jadi namun janji untuk tidak makan makanan yang tidak dibuat sendiri akhirnya menjadi pelarian menyedihkan. 😂
Sore cepat jadi kabur, mungkin pengaruh hujan deras yang mengguyur. Kuperhatikan selokan depan rumah yang baru sepuluh menit dilalui air hujan sudah tak kelihatan, yang ada hanya riakan air kecokelatan. Diujung lorong juga ada anak tetangga yang bertelanjang dada sedang asik memukul-mukul riakan air di selokan sehingga menciptakan cipratan disana-sini, dia kemudian berlari-larian ditengah jalan dan ketika mobil lewat dia akan sengaja berdiri di samping jalan yang punya genangan air paling banyak supaya ketika mobil lewat dia bisa menerima cipratan. Seketika aku ingin kembali jadi anak kecil yang tak banyak mengkhawatirkan sesuatu, tak mengetahui banyak hal dan hidup hanya dengan menikmati dunia kecilnya. Menjadi aku yang sekarang berumur dua puluh delapan memang bukan perkara mudah..😂 

*6/7/17 12:22 *Paal4

Rabu, 17 Mei 2017

Kenangan Tentang Gedi Cah

Pagi kembali baru, burung-burung gaduh berciap-ciap. Matahari sudah terik sejak tadi. bangun dan menikmati pagi hampir tak pernah terlaksana, mana mungkin terlaksana jika bercengkerama dengan gelap selalu sampai lewat tengah malam bahkan kadang sampai subuh. Kenyataannya Katup kelopak mata ini masih setia terpejam hingga pukul sepuluh. Suara burung yang tadi gaduh sudah hilang sama sekali. akhirnya aku bangun dan menuruni tangga pelan-pelan lalu menuju jendela. Hari sudah bergulir setengah ketika gorden kuningku kusibakkan dan aku masih saja mengambil duduk sebentar sebelum memutuskan untuk memasak. Bingung untuk menyiapkan menu makan siang mengingatkanku tentang mama yang pintar memasak. Aku tak pernah lupa enakknya sayur gedi cah buatan mamaku yang sangat melegenda dalam kelurga. Aku telah banyak mencoba menu yg sama buatan orang lain tapi tak pernah menemukan rasa yang benar-benar sama persis. Kalau sudah seperti ini sedih pasti jadi pilihan tingkat tinggi karena sampai kapan pun tak akan pernah menikmati masakan itu lagi. Kenangan tentang gedi cah akhirnya membuatku meratapi hari ini. Hidup tak pernah sama lagi!!!


6/7/17 paal4 14:30

Kamis, 11 Mei 2017

SEBELAS MENJELANG DUA BELAS

Satu jam menuju pergantian hari dan duduk-duduk sambil berpikir-pikir selalu menjadi akhir yang setia di penghujung waktu yg tersisa, iya untuk hari ini, kemarin dan hari yg telah lalu-lalu. Keinginan untuk melakukan ini dan itu tampaknya masih buah pemikiran saja. Lelah dan penundaan selalu mengintai dan tiba-tiba keluar ketika niat untuk itu siap menetas.
Satu gelas penuh gohu dingin pun menjadi icipan segar sebagai menu penutup hari. Tapi kemudian menu kadang-kadang ini jadi sedikit banyak menggelitiki kerongkongan sehingga batuk rupanya ingin bertamu. Serak-serak suara dan gatal kerongkoan akhirnya membawa petiduranku sepertinya jauh dari lelap. Ah!!!!

Paal4 12/5/2017 12:13am

Minggu, 07 Mei 2017

Hello 2017

Ini hari minggu tanggal 7 bulan 5 tahun 2017, tepat setahun mencumbui udara bandara internasional sam ratulangi manado. Tidak banyak perubahan yang sempat terlihat dari mobil nene nancy waktu kepulangan itu. Maklum gelap😀. Pulang dengan meninggalkan carut-marut kenangan di negeri matahari terbit bikin hati ini gundah karena menyadari indonesia jauh lebih di belakang, dan nyatalah kalau saya harus kembali mengenyam kehidupan di negara ini. Hari ini menjadi bukti bahwa jam sudah berputar sedemikian laju sehingga tanpa terasa satu tahun benar-benar seperti baru tadi sore, terlalu cepat!

*paal4 8/5/17 12:20am