July 2017 baru saja menginjak hari ke 5, dan hujan masih saja rajin menyapa, membuat sore ini jadi abu-abu. Aku harus puas hanya dengan menatap laptop padahal baru saja mendapatkan kembali semangat untuk menjemput sunset dibalik lensa. Tak ditemani sunset aroma bakso punya mas sebelah rumah-pun jadi pengganti, bikin lidah ini banyak memproduksi air liur. Hasrat untuk mencicipi segera saja menjadi-jadi namun janji untuk tidak makan makanan yang tidak dibuat sendiri akhirnya menjadi pelarian menyedihkan. 😂
Sore cepat jadi kabur, mungkin pengaruh hujan deras yang mengguyur. Kuperhatikan selokan depan rumah yang baru sepuluh menit dilalui air hujan sudah tak kelihatan, yang ada hanya riakan air kecokelatan. Diujung lorong juga ada anak tetangga yang bertelanjang dada sedang asik memukul-mukul riakan air di selokan sehingga menciptakan cipratan disana-sini, dia kemudian berlari-larian ditengah jalan dan ketika mobil lewat dia akan sengaja berdiri di samping jalan yang punya genangan air paling banyak supaya ketika mobil lewat dia bisa menerima cipratan. Seketika aku ingin kembali jadi anak kecil yang tak banyak mengkhawatirkan sesuatu, tak mengetahui banyak hal dan hidup hanya dengan menikmati dunia kecilnya. Menjadi aku yang sekarang berumur dua puluh delapan memang bukan perkara mudah..😂
*6/7/17 12:22 *Paal4








0 komentar:
Posting Komentar